(Basically) Coping With Life

Sebuah alternatif. (P.S. Gambar bukan cuma pemanis)
"You get lazy, you get sad. Start givin' up. Plain and simple."
(The Maze Runner by  James Dashner, 11.47, 53).

Newt.
Quotes terrrr-relatable abad ini. Sering kepikiran kalau hidup ini miserable? Merasa pathetic? Jadi orang ter-tidak beruntung dan ter-menyedihkan sedunia? You're not alone. Hal semacam itu memang terjadi ke banyak orang, sering. Sering berpikir, kenapa? Kenapa harus kamu yang menerima kejadian kaya gini, kenapa harus kamu yang jalan hidupnya begini?

Kenyataannya, hidup memang nggak adil. Iya, terus? Mau protes? Ke siapa? Boleh mengadu ke Tuhan, tapi usaha juga perlu. It's just another game of life. Kalau mau dipikir-pikir lagi, jangan dipikir terlalu dalam. Terima aja dulu. Nikmatin. Seberat apapun, percaya, you don't own all the problems in the world. Bukan buat meremehkan masalah, semua orang memang punya batas masing-masing. Tapi, kalau dipikir-pikir, manfaatnya mengeluh all-the-time itu apa? Efek negatif itu bukan hanya ke kamu, tapi juga pasti menyebar ke orang-orang di sekitarmu. Daripada memenuhi pikiran dan perasaan dengan negativity, coba lebih lihat ke bawah, syukuri yang sudah kamu punya. Bersyukur itu sederhana kok. Nggak selalu mudah memang, tapi sederhana.

Beres dengan menerima kenyataan dan bersyukur, sekarang waktunya menghindari overthinking yang membahayakan pikiran dan bisa meracuni akal sehat. Selain mencari waktu tenang untuk refleksi seperti doa, ibadah, meditasi, dan sejenisnya, menghabiskan tenaga juga perlu. Ya, menghabiskan tenaga untuk hal yang benar-benar produktif dan berguna bagi kamu dan orang-orang baik disekitarmu itu benar-benar perlu. Kalau nggak, pikiran-pikiran negatif dari setan dan lainnya itu gampang bermunculan dan bisa memenuhi pikiran dan hati lagi, menutupi kebenaran yang seharusnya.

Pernah merasa sedih terus malah mager? Nggak ada mood ngapa-ngapain? Masih boleh dilakukan, asal seperlunya. Tergantung 'Nggak ngapa-ngapain'nya itu diisi dengan apa? Scrolling through social media? Jangan, kebanyakan hal di luar sana nggak baik untuk self-reflecting dan recovery. Percaya, deh. Kalau pengennya cuma diem dan ndusel ke orang-orang tersayang, silakan. Peluk mama atau saudaramu, atau ajak salah satu teman ketemu. Mau nge-rant juga boleh asal jangan sampai menularkan aura negatif ke orang terdekatmu. Sudah mulai tenang? Tata lagi pikiranmu, mindset-mu, ide-ide dan rencana-rencana dalam waktu dekat ini yang bisa dilakukan. Minimal bisa membuat pikiran-pikiran negatif menjauh sementara. Pasti. Apalagi kalau yang berkaitan dengan hobi.

Terus, start being objective. Turn yourself around and see from the other perspectives. Lupakan masalah itu sementara, kamu bisa deal with it nanti begitu kamu siap dan matang, pastinya dengan keputusan yang terbaik juga. Take your time, jangan terburu-buru. Badai memang berlalu kok. Don't lose yourself or anyone in the process. Keep your faith and believe.

Coba klik link di bawah ini.

Pray. Is it works?

Coping Mechanisms. (from: stress-relief-help.com)

Don't make it worse. Tetap positif dan produktif! Kamu selalu punya pilihan, walaupun (mungkin) sekarang belum.

Okay, sooo, ini sedikit tulisan buat siapapun di luar sana (dan aku sendiri) yang kadang masih bingung dengan bagaimana cara menghadapi masalah dan sejenisnya. Oh, dan jangan lupa untuk selalu berbagi, ya.

In the end, positivity wins. There is nothing awesome about being grumpy all the time.

Komentar